Tampilkan postingan dengan label F. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label F. Tampilkan semua postingan

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Hasil Panen

#Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil panen menurut William Bender dan Margareth Smith (1997), yaitu:

1.   Faktor tanah yang terdiri dari:

a.   Sifatfisik tanah sepertitekstur, kemiringan, stabilitas atau tingkat erosi dan daya kandungan air,
b.   Sifat kimia tanah seperti, tingkat keasaman tanah (pH), kandungan nutrisi,
c.   Sifat    biologis    tanah    kandungan    zat    organik,    kandungan mikrobiologi yang bermanfaat dan patogen.
2.   Faktor Tanaman,
a.   Jenis bibit,
b.   Variasi genetik dalam jenis bibit.

3.   Faktor Sosioekonomik,

a.   Tingkat harga input dan produk pertanian,
b.   Infrastruktur untuk mobilitas input dan produk pertanian,
c.   Hasil pertanian,
d.   Kemudahan dalam memperoleh kredit
e.  Infrastuktur untuk memperoleh informasi baru dan pelatihan.

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pelayanan Umum

#Faktor-faktor yang menghambat untuk peningkatan kualitas pelayanan menurut Yamit ( 2004 : 32 ), yaitu :
1.    Terlalu birokrasi sehingga menjadi lambat dalam menanggapi keluhan konsumen.
2.    Bawahan tidak berani mengambil keputusan sebelum ada izin dari atasan yang bersangkutan.
3.    Petugas yang sering kaku dan tidak memberikan solusi yang baik terhadap pelanggannya.
4.    Petugas yang sering tidak tepat waktu untuk bekerja  sehingga sulit untuk dihubungi.
5.    Banyaknya kepentingan-kepentingan pribadi.
6.    Adanya budaya Tip.
7.    Aturan main yang tidak terbuka dan transfaran
8.    Kurang professional (kurang terampil dibidangnya).
9.    Banyaknya instansi atau bagian yang lain terlibat dalam pelayanan yang ada.
10. Disiplin kerja yang kurang dan tidak tepat waktu.
11. Tidak adanya keselarasan antar bagian dalam memberikan layanan.
12. Kurang control sehingga membuka peluang petugas menjadi nakal dalam memberikan pelayanan.
13. Adanya diskriminasi dalam memberikan pelayanan.
14. Belum adanya sistem informasi manajemen yang terintegrasi.

#Faktor-faktor yang mempengaruhi pelayanan umum menurut Moenir (2000 : 88-119), adalah :
(a) faktor kesadaran ,
(b) Faktor aturan
(c) Faktor Organisasi,
 (d) faktor pendapatan,
 (e) faktor kemampuan dan keterampilan,

(6) faktor sarana pelayanan. Keenam  faktor itu masing-masing mempunyai peranan berbeda tetapi saling berpengaruh dan secara bersama-sama akan mewujudkan pelaksanaan pelayanan secara baik.

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Perubahan Nilai Tukar Mata Uang

#Faktor penting yang mempunyai pengaruh atas perubahan nilai tukar menurut Sukirno (1998:49) adalah :
1.  Perubahan dalam cita rasa masyarakat. Bila penduduk suatu negara lebih menyukai barang‑barang dari negara lain, maka nilai mata uang asing tersebut akan semakin naik.
2.    Perubahan harga dan barang ekspor. Semakin tinggi harga barang yang akan di export, semakin turun nilai mata uang pengexpor tersebut.
3.  Kenaikan harga‑harga umum (inflasi). Semakin tinggi tingkat invlasi negara pengexpor, semakin turun nilai mata uang negara tersebut.
4. Perubahan dalam tingkat bunga dan tingkat pengembalian investasi. Semakin tinggi tingkat invertasi di negara. tersebut, semakin tinggi nilai mata uang negara tersebut.
5. Perkembangan ekonomi. Semakin banyak nilai expor suatu negara, semakin kuat nilai mata negara tersebut.

#Menurut Tandelilin (2001:66) ada dua faktor yang mempengaruhi nilai tukar, yakni :
1. Tingkat inflasi yang berbeda diantara dua negara.
Besarnya keinginan untuk mendapatkan suatu mata uang, bukanlah untuk menyimpannya tetapi untuk digunakan membayar pembelian barang dari luar negeri. Sifat penerimaannya berkaitan erat dengan sifat permintaan ke atas barang‑barang dari luar negeri tersebut. Bila harga barang lebih mahal maka permintaannya. berkurang atau sebaliknya. Kenaikan inflasi yang seketika dan dalam jumlah besar, akan mengakibatkan melonjaknya nilai impor di negara tersebut terhadap barang dan jasa dari luar negeri. Akibatnya, makin banyaknya satuan unit valuta asing yang dibutuhkan untuk membayar kegiatan impor itu. Dengan kata lain, permintaan banyak valuta asing di pasar valas tentu saja juga akan meningkat. Jika impor terus menerus di lakukan tanpa diimbangi dengan export, maka kebutuhan valuta asing dalam negeri juga akan berkurang.
2. Tingkat suku bunga yang berbeda diantara dua negara
  Tingkat suku bunga yang di maksud adalah suku bunga riil, yaitu. Selisih antara suku bunga nominal dengan laju inflasi. Suatu tingkat bunga yang berubah, akan berdampak pada jumlah investasi pada suatu negara, baik yang dilakukan oleh investor dalam negeri maupun investor asing. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi jumlah demand dan suplay terhadap valuta asing di dalam negeri.

Faktor‑faktor Yang Menentukan Suku Bunga

#Faktor‑faktor yang menentukan suku bunga  menurut Tandelilin (1997:105), yaitu :
a.   Faktor internal, yaitu pendapatan nasional, jumlah uang beredar, dan  ekspektasi inflasi
b. Faktor eksternal, yaitu penjumlahan suku bunga luar negeri dan tingkat ekspektasi perubahan nilai tukar valuta asing.

3 Faktor Utama Penyebab Munculnya E-Government

1. Era globalisasi yang datang lebih cepat dari yang diperkirakan telah membuat isu-isu semacam demokratisasi, hak asasi manusia, hukum, transparansi, korupsi, civil society, good corporate governance, perdagangan bebas, pasar terbuka, dan lain sebagainya menjadi hal-hal utama yang harus diperhatikan oleh setiap bangsa jika yang bersangkutan tidak ingin diasingkan dari pergaulan dunia. Dalam format ini pemerintah harus mengadakan reposisi terhadap peranannya di dalam sebuah negara, dari yang bersifat internal dan focus terhadap kebutuhan dalam negeri, menjadi lebih berorientasi kepada eksternal dan fokus bagaimana memposisikan masyarakat dan negaranya didalam sebuah pergaulan global.

2. Kemajuan teknologi informasi (komputer dan telekomunikasi) terjadi sedemikian pesatnya sehingga data, informasi, dan pengetahuan dapat diciptakan dengan teramat sangat cepat dan dapat segera disebarkan ke seluruh lapisan masyarakat di berbagai belahan dunia dalam hitungan detik. Tentu saja buah dari teknologi ini akan sangat mempengaruhi bagaimana pemerintah di masa modern harus bersikap dalam melayani masyarakatnya.

3. Meningkatnya kualitas kehidupan masyarakat di dunia tidak terlepas dari semakin membaiknya kinerja industri swasta dalam melakukan kegiatan ekonominya. Keintiman antara masyarakat (sebagai pelanggan) dengan pelaku ekonomi (pedagang, investor, perusahaan, dan lain-lain) telah membuat terbentuknya sebuah standar pelayanan yang semakin membaik dari waktu ke waktu (Indrajit dalam Zulfahmi : 2010, 15-17).

Pengertian dan Definisi Filsafat Menurut Para Ahli

#Filsafat adalah ilmu yang menyelidiki segala sesuatu dengan mendalam mengenai ketuhanan, alam semesta dan manusia, sehingga dapat menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana hakikatnya sejauh yang dapat dicapai oleh akal manusia, dan bagaimana sikap manusia itu seharusnya setelah mencapai pengetahuan itu ( H. Hasbullah Bakry).

#Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang meliputi kebenaran, yang di dalamnya terkandung ilmu-ilmu metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi, politik, dan estetika/filsafat menyelidiki sebab dan asas segala benda (Aristoteles).

#Filsafat adalah suatu ikhtiar untuk berpikir radikal, artinya mulai dari radiksnya suatu gejala, dari akarnya suatu hal yang hendak dimasalahkan (Prof. Dr. Fuad Hasan).


#Filsafat adalah ilmu pengetahuan tentang alam maujud dan bertujuan menyelidiki hakikat yang sebenarnya (Al-Farabi).