Tampilkan postingan dengan label T. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label T. Tampilkan semua postingan

Tugas-tugas Ombudsman

#Tugas Ombudsman adalah :
a. Menerima laporan atas dugaan maladministrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
b. Melakukan pemeriksaan subtansi atas laporan.
c. Menindaklanjutilaporan yang tercakup dalam ruang lingkup kewenangan Ombudsman.
d. Melakukan investigasi atas prakarsa sendiri terhadap dugaan Maladministrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
e. Melakukan koordinasi dan kerja sama dengan lembaga negara atau lembaga pemerintahan lainnya serta lembaga kemasayarakatan dan perseorangan.
f.  Membangun jaringan kerja.
g. Melakukan upaya pencegahan Maladministrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

h. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh undang-undang (UU No. 37 Tahun 2008 Bab II Pasal 7).

Tujuan Pengembangan Karir Pegawai

#Tujuan pengembangan karir pegawai menurut Dubin dalam Mangkunegara (2001:77) yaitu:
1.  Membantu    dalam    Pencapaian    Tujuan    Individu    dan    Perusahaan. Pengembangan karir membantu pencapaian tujuan tertentu.
2.  Menunjukkan    Hubungan    Kesejahteraan    Pegawai.    Perusahaan merencanakan karir pegawai dengan meningkatkan kesahjetraan agar pegawai lebih tinggi loyalitasnya
3.   Membantu Pegawai menyadari kemampuan potensi mereka. 
4.  Memperkuat hubungan antara Pegawai dan Perusahaan. Pengembangan karir akan memperkuat hubungan setiap pegawai terhadap perusahaannya.
5. Membuktikan tanggung Jawab Sosial. Pengembangan karir suatu cara menciptakan  iklim  yang  positif  dan  pegawai-pegawai lebih  bermental sehat.
6. Membantu memperkuat pelaksanaan program – program Perusahaan/organisasi.
7.  Mengurangi  Turn over  dan  biaya  kepegawaian. Pengembangan  karir dapat menjadikan turn over lebih rendah dan begitu pula kepegawaian menjadi lebih efektif.
8.   Mengurangi keusangan profesi dan manajerial.

9.   Menggiatkan analisis dari keseluruhan Pegawai.
10. Menggiatkan suatu pemikiran (pandangan) jangka waktu yang Panjang.

Tujuan Penilaian Kinerja Pegawai Menurut Ahli

#Tujuan penilaian kinerja pegawai menurut Soelaiman (2007:285), yaitu:
1).  Untuk memberikan dasar bagi rencana dan pelaksanaan pemberian penghargaan bagi pegawai atas kinerja pada  periode waktu sebelumnya (to reward past performance).
2).  Untuk memotivasi agar pada periode waktu yang akan datang kinerja seorang pegawai dapat ditingkatkan (to motivate future performance improvement).

#Tujuan penilaian kinerja pegawai menurut Aditama (2003:115) yaitu untuk:
1).    Mengidentifikasi mereka yang perlu perhatian dan pengamatan lebih lanjut.
2).    Menilai kemungkinan promosi atau deregulasi jabatan atau pekerjaan.
3).    Kemungkinan  penempatan pegawai agar sesuai dengan minat dan disiplinnya.
4).    Kemungkinan peninjauan kembali gaji serta fasilitas lain yang diberikan, apakah perlu dinaikkan atau disesuaikan.

Pengertian dan Definisi Tenaga Kerja Menurut Ahli

#Tenaga kerja adalah  setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan  guna menghasilkan barang dan jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri atau masyarakat (UU Nomor 13 Tahun 2003).

#Tenaga kerja adalah salah satu modal bagi geraknya roda pembangunan. Jumlah dan komposisi tenaga kerja selalu mengalami perubahan seiring dengan berlangsungnya dinamika penduduk. Ketidakseimbangan antara  jumlah  angkatan  dan  lowongan kerja  yang tersedia menyebabkan timbulnya masalah-masalah social(BPS).

#Tenaga kerja adalah orang yang bekerja atau mengerjakan sesuatu, orang yang mampu melakukan pekerjaan baik di dalam maupun di luar hubungan kerja (KBBI : 1991).


#Tenaga kerja merupakan istilah yang identik dengan istilah personalia, di dalamnya meliputi buruh yang mana buruh dimaksud adalah mereka yang bekerja pada usaha perorangan dan diberikan imbalan kerja secara harian maupun borongan sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak, biasanya imbalan kerja tersebut diberikan secara harian (Siswanto : 1989).

Macam-Macam Pengertian Televisi Menurut Para Ahli

#Televisi adalah medium audiovisual yang hidup, dengan demikian lebih mengutamakan gerak atau moving/acting bahkan ada yang berpendapat bahwa gambar yang ditayangkan di televisi haruslah merupakan perpaduan anatar seni, gerak dan teknik (J.B Wahyudi : 1986).

#Televisi  merupakan  alat  komunikasi  massa  memiliki  fungsi  sebagai    Surveillance (pengawasan), Interpretation (penafsiran), Linkage (pertalian),Transmission of values (penyebaran nilai),   Entertainment/hiburan (Dominick dalam Elvinaro, dkk : 2007).

#Televisi adalah salah satu jenis media massa elektronik yang bersifat audio visual, direct dan dapat membentuk sikap.  Televisi berasal dari kata tele dan vision,yang mempunyai arti masing- masing jauh (tele) dari bahasa Yunani dan tampak (vision) dari bahasa Latin. Jadi televisi berarti tampak atau dapat melihat jarak jauh beragam tayangan mulai dari hiburan sampai ilmu pengetahuan ada dalam televisi,adanya beragam channel televisi membuat  masyarakat  memiliki  banyak  pilihan  untuk menyaksikan tayangan berkualitas (Elvinaro Ardianto : 2007).

#Televisi merupakan alat komunikasi yang mempunyai fungsi informasi, fungsi pendidikan, fungsi menghibur, fungsi mempengaruhi (Onong Uchjana Effendy : 2000).


#Televisi adalah sistem elektronik yang mengirimkan gambar diam dan gambar hidup bersama suara melalui kabel atau ruang. Televisi dapat dimanfaatkan untuk keperluan pendidikan, yang sangat mudah dijangkau melalui siaran udara (Azhar  Arsyad  : 2007).

Pengertian dan Definisi Terapi Okupasi Menurut Para Ahli

Pengertian dan definisi terapi okupasi menurut para ahli salah satunya diartikan sebagai suatu ilmu dan seni pengarahan partisipasi seseorang untuk melaksanakan tugas tertentu yang telah ditetapkan, dimana terapi ini berfokus pada pengenalan kemampuan yang masih ada pada seseorang, pemeliharaan dan peningkatan bertujuan untuk membentuk seseorang agar mandiri, tidak tergantung pada pertolongan orang lain (Riyadi dan Purwanto : 2009).